Aug 27 2008

beasiswa ke jerman 2008, cepetaan..

Published by Ivan Ahda under beasiswa

guys, info beasiswa nih..

buat lulusan S1 dan S2 tapi yang udah punya minimal pekerjaan selama satu tahun..it means, ivan belum bisa nih..huhu..

tapi buat kawan-kawan, silahkan mencoba yaa..ayo ayo..dateline 4 September!!!! kasitau teman-teman yang lain, sukses ya! :)

untuk aplikasinya, silahkan download disini

No responses yet

Aug 27 2008

:khutbah ramadhan rasuluLLAH SAW:

Published by Ivan Ahda under ramadhan yang kurindu..

Diriwayatkan oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib Alaihima Al-Salam,

bahwasanya suatu hari Rasulallah saw berpidato di hadapan kami ketika menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhon:

Beliau berkata:

Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.

Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.

Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.

Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.

Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”

Rasulullah meneruskan: “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”

Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kai-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.

Wahai manusia! sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.”

“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”

“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.”

“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”

Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah saw, “Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.”

“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.”

“Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya.”

“Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya . Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.”

“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah). (Bul/Hidayatullah)

No responses yet

Aug 27 2008

undangan tarhib ramadhan..

Published by Ivan Ahda under ramadhan yang kurindu..

pagi semuaa,

sebentar lagi Ramadhan,,dalam sirah nabawiyah atau sejarah hidup orang-orang shalih yang mungkin kita pernah baca,,ada satu hal yang tak pernah lepas dari kebiasaan orang-orang shalih, yaitu mempersiapkan diri sebaik-baiknya..

tentunya persiapan diri menjelang ramdhan bisa banyak, secara fisik, misalnya membiasakan shaum di bulan sya’ban, walaupun tetap harus menjaga agar energi tidak habis saat bulan ramadhan, kemudian, secara amal ibadah..berusaha membiasakan diri dengan frekuensi dan kualitas ibadah yang lebih dibanding bulan-bulan sebelumnya..tilawah, infaq dsb..dan yang paling penting adalah pemaknaan kita kembali tentang ramadhan..

Lho? maksudnya, van? Iyaa, jadi karena insya ALLAH ramadhan nanti adalah ramadhan ke-sekian kita (beda-beda kan? :) ), diharapkan kita selalu merefresh pemahaman dan pengetahuan kita terkait semua hal dengan shaum di bulan ramadhan..biaR shaum kita engga hanya sekedar lapar dan dahaga ;)

anyway, pas banget..lagi ga sempet datang tarhib ramadhan *pengennya pas ada majelis zikir kemaren*, ada undangan tarhib nih..ivan dapet dari mba dian, pengen dateng nih. mudah-mudahan ALAH kasih kekuatan untuk bisa datang.. ayuk..kita datang bareng-bareng? :)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

“Menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Silahturahmi seluruh Majelis Ilmu se Jabodetabek”

Hadirilah “Tabligh Akbar”
Ahad, 31 Agustus 2008

08.30-12.00 WIB: Termin I: Ustadz Ali Saman Hasan Lc
Tema : “Wahai Orang Yang Lupa Dengan Ramadhan”

12.00-13.00 WIB: Sholat Zhuhur, istirahat dan Bazaar

13.00-15.30 WIB: Termin II: Ustadz Abu Zubeir Al Hawaary Lc
Tema : “Menangis Karena Allah”

Tempat : Masjid Al Kautsar Polda Metro Jaya
Jl. Jend. Sudirman no. 55 Jakarta Selatan

Informasi : 021 - 9800 1600 / 0856 9500 9000

Peserta : Untuk Umum, Ikhwan dan Akhwat

Ajak seluruh anggota keluarga, saudara, tetangga dan teman-teman. ..

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

No responses yet

Aug 26 2008

cabut tayang!

hey! Assalamu’alaykum.. :)

hanya ingin menyapa, di penghujung waktu menyambut tamu agung kita.. Ramadhan yang kurindu..

maaf ya, sepertinya ivan harus mencabut izin ‘tidak beredar’ di web, hehe, karena godaan untuk menulis begitu kuat..terlebih  beberapa hari terakhir ;)

umm, intinya, ada dua hal yang ngebuat ivan harus mengupdate web ini:

1. kalo kata temen ivan, emma yulia sari, nulis bisa jadi coping yang efektif buat qt ngilangin stress (Sari, 2003). Ivan juga udah baca di berbagai sumber, nulis emang salah satu cara yang paling baik buat qt nyalurin emosi qt, karena ga ngerugiin pihak lain kalo misalnya qt marah (tapi beda juga sih kalo nulis di blog trus nyinggung orang atau institusi dengan sangat tidak bijak..ups..ivan pernah ketemu orang yang kaya gini..jadilah saya nyamperin dy..*loh, kok ganti topik?hehe* jadi..mudah2an guna deh buat ivan :)

2.  nah, mumpung bulan ramadhan nih, pengen aja nulis hal-hal yang bisa jadi amal..apa kek.. misalnya tausiah, trus kisah-kisah, dll..ga janji juga sih..yah, paling engga, kalo ngabuburit, bisa diisi ama nulis di web.. :). daripada ke mall ga jelas, hehe.

yah..itu dulu aja kali yaa, sebagai prolog..mudah2an bisa lebih produktif nulis, amin ;)

well, then.. c u at Ramadhan :)

ya ALLAH, sampaikan kami di Bulan Ramadhan yang kami rindukan ini.amin..

*buat luna *gatau siapa*, hibernasinya ga jadi, hehe. mudah2an hibernasi dari dosa dan maksiat selama ramadhan..dan bahkan hilang..amin..

No responses yet

Aug 19 2008

pengumuman..

Published by Ivan Ahda under me, myself, and ivan

Assalamu’alaykum,

menyapa kawan-kawan, bagaimana kabarnya? mau ngasitau aja. Insya ALLAH, update dari web ini akan tersendat, alias berhenti sementara sampai dengan Bulan September berakhir *paling lama, insya ALLAH..

Mau pamit nih, jadi sampe ketemu di dunia maya lagi ya :)

Salam,

Ivan Ahda

No responses yet

Aug 11 2008

mengenang Ust. Rahmat Abdullah..

Published by Ivan Ahda under Islam

*dalam sebuah fragmen, sebuah aksi pembelaan Palestina, sebuah petikan orasi dari beliau patut kita ingat kembali…

“Yang mati ditikam sudah banyak, yang mati kena narkoba melimpah, yang mati kebut-kebutan kecelakaan lalulintas sudah banyak. Indonesia bertanya, siapa yang mati dengan seni kematian yang paling indah? Seni kematian yang paling baik membela ajaran Allah, membela mereka yang tertindas dan teraniaya. Mungkin banyak yang ngeri dengan istilah tadi. Sekedar berjalan kaki dari HI kemari (ke depan kedubes AS) belum berarti apa-apa. Tetapi ini akan jadi sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Paletina. Tahukah saudara-saudara sekalian?! Di tengah derita mereka, hidup bertahun-tahun ditenda dan rumah-rumah darurat, ternyata saudara-sadara kita di Palestina masih sempat mengirimkan sumbangan untuk saudara-saudara kita di Aceh (korban gempa dan Tsunami) kemarin. Karena yang bisa memahami derita adalah orang yang sama –sama menderita, oleh karena itu walaupun kita tidak dalam derita seharusnya punya kepekaan, punya kepedulian dan punya hati yang halus dan lembut untuk bisa mendengar rintihan suara anak –anak di Palestina”.

(”Ya ALLAH, dengan kasih sayang-Mu …Engkau kirimkan kepada kami da’i penyeru iman…Kepada nenek moyang kami penyembah berhala…Dari jauh mereka datang karena cinta mereka kepada da’wah…Berikan kami kesempatan dan kekuatan, keikhlasan dan kesabaran…Untuk menyambung risalah suci dan mulia ini kepada generasi berikut kami…Jangan jadikan kami pengkhianat yang memutuskan mata rantai kesinambungan ini…Dengan sikap malas dan enggan berda’wah…Karena takut rugi dunia dan dibenci bangsa”.) *doa beliau saat aksi berakhir..

istiqomahkanlah kami, betapapun kondisi yang kami hadapi..Amin..

No responses yet

Aug 06 2008

Informasi Beasiswa ORBIT

Published by Ivan Ahda under Informasi Kegiatan

Guys, tolong disebarkan ya, siapa tau ada yang membutuhkan. Semoga dimudahkan :)

Yayasan Amal Abadi Beasiswa orangtua Bimbing Terpadu (YAAB-ORBIT) adalah lembaga non profit yang menyelenggarakan program beasiswa bantuan biaya studi kepada pelajar/mahasiswa yang berprestasi namun memiliki kendala dalam biayai pendidikannya.

Jumlah beasiswa bantuan biaya studi perbulan selama 1 tahun;
1. Jenjang SMU/sederajat sebesar Rp. 60.000
2. Jenjang Akademi/S-1 sebesar Rp. 100.000

Syarat-syarat Menjadi Penerima beasiswa YAAB-ORBIT adalah sbb :
1) Memiliki keterbatasan dalam biaya pendidikan
2) Tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga pemberi beasiswa lain
3) Minimal duduk di kelas II SMU/sederajat dengan rata-rata nilai raport persemester minimal 7.00
4) Minimal duduk di semester III dengan IPK minimal 2.75 (jurusan eksakta) dan IPK minimal 3.00 (jurusan non eksakta)
5) Aktif di kegiatan Intra dan atau ektra sekolah/kampus
6) Bersedia memenuhi kewajiban serta berperan aktif dalam kegiatan YAAB-ORBIT Pusat maupun YAAB-ORBIT Perwakilan di daerah masing-masing

Cara Menjadi Penerima Beasiswa YAAB-ORBIT adalah dengan MENGIRIM SURAT PERMOHONAN berisi profile pelamar, latarbelakang & kondisi ekonomi keluarga, alasan pengajuan beasiswa dan dilengkapi dokumen-dokumen sbb :
1) Formulir beasiswa yang telah diisi lengkap dan disyahkan/di- stempel oleh pihak sekolah/kampus (Formulir bagian belakang)
2) Foto copy raport/IP per-semester (mulai dari sem. 1 s.d sem. terakhir diterima)
3) Surat keterangan kurang mampu dari Rt setempat
4) Foto copy KTP (kartu pelajar, jika belum memiliki KTP)
5) Foto copy KK (kartu keluarga)
6) Slip gaji (jika orangtua PNS/Karyawan Swasta) atau surat keterangan penghasilan orangtua yang disahkan oleh RT, bisa digabung dengan surat keterangan tidak mampu, (jika orangtua buruh lepas/wiraswasta dll).
7) Foto terbaru ukuran 3 x 4 sebanyak 3 lembar
8) Data-data yang dapat menjadi penunjang antara lain : foto copy sertifikat pelatihan, piagam penghargaan dll.

Seleksi penerima beasiswa YAAB-ORBIT 2008/2009 dilakukan oleh:
1) Team seleksi Perwakilan YAAB-ORBIT; (waktu dan tempat seleksi ditentukan oleh perwakilan dimana pelamar beasiswa menjalani studi)
2) Team seleksi YAAB-ORBIT Pusat; mulai bulan September 2008

Untuk memperoleh formulir beasiswa serta informasi lebih lanjut mengenai pengajuan permohonan beasiswa YAAB-ORBIT dapat menghubungi :
1) Perwakilan YAAB-ORBIT daerah dimana pelamar menjalani studi
atau
2) Sekretariat YAAB-ORBIT Pusat
d.a : Gd. The Habibie Center
Jl. Kemang Selatan No. 98 Jakarta 12560
Telp/Fax : (021) 788 4 6927
(021) 684 9 5690 / 0812 8062904 (Betty)
0813 10594000 (Muji)
Email : yaaborbitpusat@ yahoo.com
ym : bsuryaningsih / mbunga_2

* Bagi pelamar beasiswa YAAB-ORBIT dari wilayah Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Barat, NTT, Maluku, Papua, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Bogor dan Banten, permohonan beasiswa [Formulir & persyaratannya] dapat dikirim langsung ke alamat sekretariat YAAB-ORBIT Pusat paling lambat tanggal 30 Agustus 2008.

* YAAB-ORBIT juga membuka kesempatan bagi siapasaja yang berkeinginan untuk menyalurkan sebagian dananya untuk membantu pendidikan anak-anak Bangsa melalui YAAB-ORBIT.

No responses yet

Jul 15 2008

MALU (AKU)..

Published by Ivan Ahda under puisi

MALU (AKU) JADI ORANG INDONESIA

Oleh : Taufik Ismail

I

Ketika di Pekalongan, SMA kelas tiga
Ke Wisconsin aku dapat beasiswa
Sembilan belas lima enam itulah tahunnya
Aku gembira jadi anak revolusi Indonesia
Negeriku baru enam tahun terhormat diakui dunia
Terasa hebat merebut merdeka dari Belanda
Sahabatku sekelas, Thomas Stone namanya,
Whitefish Bay kampung asalnya
Kagum dia pada revolusi Indonesia
Dia mengarang tentang pertempuran Surabaya
Jelas Bung Tomo sebagai tokoh utama
Dan kecil-kecilan aku nara-sumbernya
Dadaku busung jadi anak Indonesia
Tom Stone akhirnya masuk West Point Academy
Dan mendapat Ph.D. dari Rice University
Dia sudah pensiun perwira tinggi dari U.S. Army
Dulu dadaku tegap bila aku berdiri
Mengapa sering benar aku merunduk kini


II

Langit akhlak rubuh, di atas negeriku berserak-serak
Hukum tak tegak, doyong berderak-derak
Berjalan aku di Roxas Boulevard, Geylang Road, ebuh Tun Razak,
Berjalan aku di Sixth Avenue, Maydan Tahrir dan Ginza
Berjalan aku di Dam, Champs Élysées dan Mesopotamia
Di sela khalayak aku berlindung di belakang hitam kacamata
Dan kubenamkan topi baret di kepala
Malu aku jadi orang Indonesia.

III

Di negeriku, selingkuh birokrasi peringkatnya di dunia nomor satu,
Di negeriku, sekongkol bisnis dan birokrasi
berterang-terang curang susah dicari tandingan,
Di negeriku anak lelaki anak perempuan, kemenakan, sepupu
dan cucu dimanja kuasa ayah, paman dan kakek
secara hancur-hancuran seujung kuku tak perlu malu,
Di negeriku komisi pembelian alat-alat berat, alat-alat ringan,
senjata, pesawat tempur, kapal selam, kedele, terigu dan
peuyeum dipotong birokrasi
lebih separuh masuk kantung jas safari,
Di kedutaan besar anak presiden, anak menteri, anak jenderal,
anak sekjen dan anak dirjen dilayani seperti presiden,
menteri, jenderal, sekjen dan dirjen sejati,
agar orangtua mereka bersenang hati,
Di negeriku penghitungan suara pemilihan umum
sangat-sangat-sangat-sangat-sangat jelas
penipuan besar-besaran tanpa seujung rambut pun bersalah perasaan,
Di negeriku khotbah, surat kabar, majalah, buku dan
sandiwara yang opininya bersilang tak habis
dan tak utus dilarang-larang,
Di negeriku dibakar pasar pedagang jelata
supaya berdiri pusat belanja modal raksasa,
Di negeriku Udin dan Marsinah jadi syahid dan syahidah,
ciumlah harum aroma mereka punya jenazah,
sekarang saja sementara mereka kalah,
kelak perencana dan pembunuh itu di dasar neraka
oleh satpam akhirat akan diinjak dan dilunyah lumat-lumat,
Di negeriku keputusan pengadilan secara agak rahasia
dan tidak rahasia dapat ditawar dalam bentuk jual-beli,
kabarnya dengan sepotong SK
suatu hari akan masuk Bursa Efek Jakarta secara resmi,
Di negeriku rasa aman tak ada karena dua puluh pungutan,
lima belas ini-itu tekanan dan sepuluh macam ancaman,
Di negeriku telepon banyak disadap, mata-mata kelebihan kerja,
fotokopi gosip dan fitnah bertebar disebar-sebar,
Di negeriku sepakbola sudah naik tingkat
jadi pertunjukan teror penonton antarkota
cuma karena sebagian sangat kecil bangsa kita
tak pernah bersedia menerima skor pertandingan
yang disetujui bersama,

Di negeriku rupanya sudah diputuskan
kita tak terlibat Piala Dunia demi keamanan antarbangsa,
lagi pula Piala Dunia itu cuma urusan negara-negara kecil
karena Cina, India, Rusia dan kita tak turut serta,
sehingga cukuplah Indonesia jadi penonton lewat satelit saja,
Di negeriku ada pembunuhan, penculikan
dan penyiksaan rakyat terang-terangan di Aceh,
Tanjung Priuk, Lampung, Haur Koneng,
Nipah, Santa Cruz dan Irian,
ada pula pembantahan terang-terangan
yang merupakan dusta terang-terangan
di bawah cahaya surya terang-terangan,
dan matahari tidak pernah dipanggil ke pengadilan sebagai
saksi terang-terangan,
Di negeriku budi pekerti mulia di dalam kitab masih ada,
tapi dalam kehidupan sehari-hari bagai jarum hilang
menyelam di tumpukan jerami selepas menuai padi.

IV

Langit akhlak rubuh, di atas negeriku berserak-serak
Hukum tak tegak, doyong berderak-derak
Berjalan aku di Roxas Boulevard, Geylang Road, Lebuh Tun Razak,
Berjalan aku di Sixth Avenue, Maydan Tahrir dan Ginza
Berjalan aku di Dam, Champs Élysées dan Mesopotamia
Di sela khalayak aku berlindung di belakang hitam kacamata
Dan kubenamkan topi baret di kepala
Malu aku jadi orang Indonesia.

1998

No responses yet

Jul 14 2008

Pelajar SMART!!!

Published by Ivan Ahda under Character Building

Beberapa hari terakhir, saya dipusingkan -kembali- dengan kurikulum Character Building. Ya, CB (biasa saya singkat), adalah pelajaran muatan lokal yang diadakan hanya di SMAN 61 Jakarta untuk memperkuat kapasitas peserta didik. Hmm.. sampai saat ini, sebenarnya saya masih banyak berkutat dengan ‘uji coba’ konsep yang saya ramu dari berbagai referensi. Dan, hingga kini, saya masih merasa banyak sekali hal yang kurang, apalagi terkait implementasi konsep pendidikan karakter yang pas dan khas anak-anak muda zaman sekarang :)

Hanya sekedar share, sampai saat ini terdapat empat ranah yang saya kembangkan dalam rangka pengembangan kurikulum CB, yaitu:

1. Ranah Akademis (cerdaS): maksudnya adalah CB berkepentingan untuk memperkuat kapasitas skill akademik yang dibutuhkan peserta didik agar optimal dalam meraih prestasi yang diinginkan di sekolahnya. Hal-hal yang terkait dengan pengenalan modalitas belajar, gaya berpikir sampai belajar mengeluarkan ide dan gagasan, banyak dielaborasi di bagian ini.

2. Ranah Etika (berMoral): pintar secara akademik saja tidak cukup, melainkan juga memiliki kesantunan dalam bertingkah laku, dapat menempatkan posisi dalam interaks dengan banyak diperlukan bagi peserta didik agar tetap bisa survive dengan heterogenitas dan kompleksitas takaran kebenaran di lingkungan masyarakat. Hal-hal yang didiskusikan terkait dengan beberapa hal yang menjadi etika universal dalam hidup ini; seperti kejujuran, saling menghormati, dan lain sebagainya. Memang berkisar hal-hal yang normatif, tapi menjadi tantangan bagaimana agar peserta didik mampu memahami konteks urgensi moral dalam mengarungi kehidupan ini.

3. Ranah Sosial-Lingkungan (gAul): nah, dalam hal ini. gaul yang dimaksud berangkat dari paradigma sensitivitas peserta didik terhadap apa yang terjadi di strukstur sosial masyarakat masing-masing. Lingkungan keluarga, masyarakat, dan bahkan dalam skala makro menjadi penting mereka ketahui dan berempati padanya agar kelak, calon-calon pemimpin bangsa ini memahami bahwa kehidupan di dunia ini memiliki keterkaitan dengan orang-orang di sekitar kita.

4. Ranah Pengembangan Diri (pResTatif): semakin kesini, takaran keberhasilan peserta didik diukur semata-mata hanya berdasarkan prestasi akademik. Tidak salah sepenuhnya memang, tetapi menjadi penting untuk membangun kesadaran bahwa setiap orang memiliki karakteristik yang berbeda-beda, dan seharusnya setiap orang didorong untuk dapat mengembangan potensinya yang selama ini ‘dikalahkan’ oleh ego akademik (yang seringkali dipaksa oleh orang tua atau persepsi sosial di masyarakatnya)

Nah, saya berharap, diantara kawan-kawan yang membaca tulisan ini tertarik untuk terlibat diskusi lebih lanjut terkait pengembangan konsep Pelajar SMART ini.. Insya ALLAH, saya sedang berusaha mengerjakan outline tulisan buku terkait ini. Ada yang tertarik?? :)

salam hangat,

Ivan Ahda

One response so far

Jul 10 2008

tentang bulan rajab (1)

Published by Ivan Ahda under Islam

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Anas bin Malik Ra. Dijelaskan bahwa Rasulullah SAW apabila memasuki bulan Rajab beliau senantiasa berdo’a:
“Allahumma Baarik Lanaa Fii Rajab Wa Sya’baan Wa Ballighnaa Romadhan” (Yaa Allah, Anugerahkanlah kepada kami barokah di bulan Rajab dan Sya’ban serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan) (HR Ahmad dan Bazzar). Sayangnya hadis ini menurut Ibnu Hajar tidak kuat. Sedangkan hadis-hadis yang lainnya yang berkaitan dengan keutamaan-keutamaan bulan Rajab, tak ada satu pun hadis yang dapat dijadikan hujjah.

Misalnya hadits yang bunyinya: “Rajab adalah bulan Allah, Sya`ban adalah bulanku (Rasulullah SAW ) dan Ramadhan adalah bulan ummatku” Hadits ini oleh para muhaddits disebutkan sebagai hadits palsu dan munkar. Dr. Yusuf Al-Qaradawi menyebutkan bahwa para muhadditsin telah mengatakan kemungkaran dan kepalsuan hadits ini dalam fatwa kontemporer beliau. Dalam kitab Iqthidha Shiratil Mustaqim, Ibnu Taimiyah berkata, “Tidak ada satu keterangan pun dari Nabi SAW berkaitan dengan keutamaan bulan Rajab, bahkan keumuman hadis yang berkaitan dengan hal tersebut merupakan hadis-hadis palsu.” (Iqthidha Shirathil Mustaqim, 2/624) Ibnu Hajar Al-Asqalani secara khusus telah menulis masalah kedha’ifan dan kemaudhu’an hadits-hadits tentang amalan-amalan di bulan Rajab. Beliau menamakannya: Taudhihul Ajab bi maa Warada fi Fadhli Rajab.” Di dalamnya beliau menulis, “Tidak ada satu keterangan pun yang menjelaskan keutamaan bulan Rajab, tidak juga berkaitan dengan shaumnya, atau pun berkaitan dengan shalat malam yang dikhususkan pada bulan tersebut. Yang merupakan hadis shahih yang dapat dijadikan hujjah.”

Dengan demikian, sebenarnya tidak ada satu keterangan pun yang dapat dijadikan hujjah yang menunjukkan tentang keutamaan bulan Rajab. Baik itu berkaitan tentang keutamaan shaum di bulan tersebut, shalat pada malam-malam tertentu atau ibadah-ibadah yang lainnya yang khusus di lakukan pada bulan Rajab.

(Ahmad Sarwat, Lc.)

No responses yet

Next »